Tips Belajar Pemrograman Secara Otodidak - Birru . Net

Tips Belajar Pemrograman Secara Otodidak

Share This
Pemrograman merupakan seni dalam menggunakan algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi suatu program. Dalam mempelajari pemrograman dapat dikatakan mudah, jika dilaksanakan dengan tekun dan serius secara mendalam. Banyak yang bertanya apakah belajar pemrograman dapat dilakukan dengan otodidak? TENTU BISA! Belajar otodidak bahkan menjadi pilihan banyak developer besar.

Belajar pemrograman secara otodidak pada zaman sekarang semakin mudah. Karena, terdapat banyak sumber media belajar pemrograman yang dapat diakses. Informasi yang didapat pun lebih cepat dan lebih mudah diterima.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan dalam mempelajari pemrograman secara otodidak:
  1. Tentukan Bahasa Pemrograman Yang Akan Dipelajari.

    Bahasa pemrograman yang sedang berkembang akhir-akhir ini sangatlah banyak. Tetapi, tidak semua bahasa pemrograman harus dipelajari secara bersamaan. Tentu, agar lebih mudah dalam mempelajari maka kamu harus menentukan terlebih dahulu, manakah bahasa pemrograman yang akan didalami.

    Sesuaikan bahasa pemrograman yang kamu miliki. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk mempelajari dan memahami bahasa pemrograman tersebut. Jika memang kamu baru akan memulai belajar pemrograman, ada baiknya kamu kenali html dan css. Setelah kamu menguasainya, maka lanjutkan ke tahap berikutnya. Jadi, lakukan pembelajaran dari bahasa pemrograman yang paling mudah dipelajari.

    Belajar pemrograman juga tidak hanya terbatas pada satu bahasa pemrograman saja. Namun, ketika kamu sudah menguasainya, maka tingkatkan kemampuan kamu dengan bahasa pemrograman yang lebih sulit tingkatannya. Dengan begitu, kemampuan kamu dalam pemrograman akan meningkat.
  2. Gunakan Modul maupun Sumber yang Menyediakan Tutorial Lengkap.

    Untuk mempelajari pemrograman kamu harus memiliki sumber yang tepat. Modul yang digunakan pun harus lengkap dan tersusun rapi, agar proses pemrograman lebih mudah dipelajari. Sumber belajar secara terpisah kadang menimbulkan kebingungan bagi pembaca.

    Kamu harus mencari sumber yang menyediakan tutorial secara lengkap. Hal ini dapat mempermudah kita untuk mempraktekkan ilmu yang sedang dipelajari. Usahakan mencari modul atau tutorial yang menyediakan materi-materi yang sedang dipelajari secara lengkap dan tersusun.
  3. Buat Jadwal Belajar Pemrograman Secara Teratur.

    Dengan menentukan jadwal belajar, tentu akan membuat kamu melakukannya secara rutin dan lama-kelamaan menjadi kebiasaan. Sediakan waktu setidaknya 1-2 jam untuk belajar pemrograman. Jangan lakukan hal lain, cukup fokus untuk belajar pemrograman. Dengan begitu, kamu akan lebih mengerti dan mudah untuk menyerap materi yang sedak kamu pelajari.

    Agar jadwal tersebut terlaksana dengan baik, kamu bisa memanfaatkan Google Calendar agar dapat mengingatkan kamu saat waktu belajar pemrograman tiba. 
  4. Perbanyak Praktik.

    Tahapan terakhir yang harus dilakukan adalah mempraktikkannya, tidak hanya dihafal. Mungkin kamu perlu mengulang beberapa kali agar kamu dapat mengingat hal yang sudah kamu kuasai. Tidak ada artinya jika hanya membaca modul-modul yang sudah anda cari sebelumnya. Jika memang kamu masih merasa kebingungan bagaimana cara mempraktikkannya, kmau bisa mengikuti pembelajaran secara online melalui banyak penyedia di Internet. Di sana terdapat berbagai macam artikel yang dapat membantu kamu dalam proses belajar pemrograman.

    Dalam belajar pemrograman, kamu cukup menulis dan membaca saja, mengapa? Karena dengan menulis, kamu bisa membuat kode kamu sendiri dan dengan membaca, kamu dapat memahami apa kode yang ditulis orang lain. Tidak perlu banyak berbicara, karena yang dibutuhkan seorang programmer adalah keahliannya dalam membuat program, bukan keahliannya dalam membual.
  5. Jangan Copy-Paste.

    Dalam mempelajari pemrograman, hal yang tidak boleh dilakukan adalah copy-paste dalam pembelajaran. Jangan selalu terpaku pada modul atau tutorial yang ada. Cukup kembangkan idemu dalam belajar. Jadi otak akan lebih mudah untuk menyerap dan daya kreativitas kamu akan semakin meningkat.

    Dampak yang timbul apabila kamu copy-paste saat belajar, akan membuat kamu hanya bisa terpaku layaknya tutorial dan kamu tidak akan bisa mengembangkan kreativitas dalam membuat program. Pengetahuan kamu pun akan terbatas hanya karena mengikuti tutorial yang ada. Jadi, tutorial hanya sebagai acuan urutan pembelajaran saja.
  6. Coba perbaiki sendiri.

    Hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah coba perbaiki sendiri kesalahan atau debug yang ada. Hal ini bertujuan agar kamu mampu memperbaiki kesalahan atau debug yang ada jika terjadi kembali pada program yang akan kamu baut. Cukup mencari cara atau teliti kembali dalam membuat suatu program maka kamu dapat menemukan kesalahan dari program yang telah kamu ciptakan.

    Tetapi, ada hal yang dapat kamu lakukan jika memang sudah benar-benar merasa kebingungan yaitu menanyakannya pada orang lain. Menemukan sendiri solusi masalah yang kamu temui dalam membuat suatu program dapat melekat lebih lama di otak. Cukup mencoba sesuatu untuk memperbaiki masalah yang ada.
  7. Sedikit-sedikit Lama-lama Jadi Bukit.

    Tahapan ke tujuh, kmau harus menanamkan prinsip "sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit", untuk apa? Ini akan mendorong kamu melakukan sesuatu sedikit demi sedikit tetapi konsisten, misalkan kamu belajar pemrograman selama 1 jam setiap hari itu lebih baik daripada seminggu sekali dan dilakukan secara seharian penuh. Dengan begitu jarak waktu belajar antara pertama dengan kedua relatif berjauhan. Jika dilakukan 1 jam perhari dengan konsisten, media pembelajaran yang ditangkap akan lebih mudah dan akan lebih cepat untuk berkembang.

    Cukup mulai dari hal kecil, konsisten dan terus menerus. Karena dengan hal tersebut, kamu akan lebih mudah mengingat materi yang dipelajari. Cukup lakukan secara konsisten maka kamu dapat mengerti lebih banyak materi yang kamu pelajari.
  8. Istirahat.

    Hal terakhir yang haru kamu lakukan adalah istirahat. Tubuh dan otak pun memerlukan istirahat setelah mempelajari berbagai macam bahasa pemrograman yang harus dimengerti. Jangan lupakan hal yang satu ini! Karena hal terpenting dari kegiatan belajar pemrograman adalah istirahat.

    Setidaknya kamu perlu mengistirahatkan tubuh selama 8 jam per hari, karena otak kamu memerlukan kondisi yang fresh untuk melakukan kegiatan pembelajaran, entah apapun materi pembelajarannya. Termasuk pula kegiatan belajar pemrograman. Bila tidak mengkondisikan otak agar tetap fresh dapat membuat kamu tidak fokus untuk mempelajari materi yang kamu temui.
Jadi, bagaimana menurut kamu? Belajar pemrograman memang tak semudah yang terfikirkan. Tapi ketika kamu menguasai pemrograman, akmu akan bisa menganalisa banyak hal, bahkan dalam kehidupan sehari-hari yang belum tentu dapat kamu analisa sebelum mempelajarinya.
Semangat belajar teru, kawan...

2 comments: