Subscribe Us

header ads

Proses Bisnis Dan Sistem Informasi (bagian 1)

Proses Bisnis Dan Sistem Informasi


Untuk dapat beroperasi, organisasi bisnis harus berurusan dengan banyak hal yang berbeda untuk informasi mengenai pemasok, pelanggan, pegawai, faktur, pembayaran, serta tentu saja produk dan layanan mereka. Mereka haru mengatur aktifitas kerja yang menggunakan infomasi ini agar dapat beroperasi secara efisien, membuat keputusan yang lebih baik dann meningkatkan pelaksanaan proses bisnis mereka.

Proses Bisnis

Proses bisnis pada Bab 1 yang diperkenalkan kepada kita mengacu pada cara dimana pekerjaan diorganisasikan dan difokuskan untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang dibutuhkan untuk mnghasilkan suatu produk atau jasa. Kegiatan ini di dukung oleh aliran material, informasi, dan pengetahuan dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses bisnis.

Secara garis besar, kinerja sebuah perusahaan bisnis bergantung pada seberapa baik proses bisnis dirancang dan di koordinasikan. Proses bisnis juga dapat menjadi beban jika mereka di dasarkan pada cara kerja yang ketinggalan jaman\ tidak sesuai kebutuhan yang menghambat efisiensi dan respoon organisasi.

Setiap bisnis dapat dilihat sebai kumpulan proses bisnis, beberapa diantaranya merupakan bagian dari proses yang memiliki cakupan yang lebih bbesar. Misalnya, menggunakan mentor\ pendidik, wiki, blog, dan video adalah bagian dari proses manajemen pengetahuan secara keseluruhan.

Proses bisnis lainnya banyak yang bertentangan dengan area fungsional yang lainnya dan memerlukan koordinasi lintas departemen sebagai contoh, mempertimbangkan proses bisnis yyang tampaknya sederhana seperti memenuhi pesanan pelanggan.

JENIS JENIS SISTEM INFORMASI

Organisasi bisnis pada umumnya memiliki system yang mendukung proses proses tersebut dalam tiap area fungsi bisnis utama penjualan dan pemasaran, manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, serta sumberdaya manusia. Pada umumnya perusahaann juga memiliki system berbeda guna mendukung kebutuhan pengambilan keputusan dari masing masing kelompok manajemen yang telah dibahas pada bab ini.

SISTEM SISTEM UNTUK KELOMPOK MANAJEMEN YANG BERBEDA

System pemprosesan transaksi

System pemprosesan transaksi memberikan informasi seperti system komputerisasi yang mengoperasikan dan mencatat transaksi rutinn harian yang dilakukan bisnis, seperti entry pesanan penjualan, pesanan hotel, pengajian, karyawan yang mencatat dan pengiriman.

Tujuan utama dari system pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan pertanyaan rutin dan untuk mementau artus transaksi diseluruh perusahaan.

System untuk intelligent bisnis

Inteligen bisnis adalah istilah terkini mengenai data dan perangkat lunak untuk mengorganisasi, menganasisis, dan menyediakan akses kepada data untuk membantu maneger dan penggunaan lain dalam suatu perusahaan untuk membuat keputusan yang berdasarka informasi.

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGESTIMASIAN PELAYARAN

Berfokus pada pengelolaan data menjadi informasi yang berguna dari sekumpulan data, contohnya inrtawest operator ski terbesar di AmerIka utara mengumpulkan dan menyimpan sejumlah data pelanggan dari situs web, pusat panggilan, pemesanan kabin, sekolah ski, serta took penjual peralatan ski.

System pendudkung sksekutif membantu manajemen senior dalam mewujudkan keputusan kaputusan yang telah dibuat.

ESS dirancang untuk menggabungkan data kejadian kejadian dari luar perusahaan, seperti perubahan peraturan pajak, atau pun kondisi pesaing, serata merangkum informasi dari lingkungan dalam perusahaan melalui SIM dan DSS sebagai contoh CEO liner health produk, perusahaan swasta penghasil fitamin dan suplemen terbesar di amerika serikat, menggunakan ESS dan PC desktop untuk menampilakan kinerja keuangan perusahaan tiap menit, yang di ukur berdasarkan modal kerja, piutang, utang,, arus kas, dan persediaan.

SISTEM UNTUK MEMBUAT PERUSAHAAN SALING TERHUBUNG

Aplikasi perusahaan

Umumnya, perusahaan menggunakan dua cara yaitu: membiarkan system tumbuh secara alami dalam perusahaan atau menggunakan jasa perusahaan yang lebih kecil. Selama beberapa waktu, perusahaan selalu berahir dengan kumpulan system yang sebagia besar merupakan system lama dan memiliki tantangan dalam berkomunikasi atar satu system dengan system lainnya serta bekerja sama sebagai satu kesatuan sistemm perusahaan yang terintegrasi salah satu solusinya addalah dengan mengimplementasikan aplikasii perusahaan, yang merupakan system yang menjakau sekuruh area fungsional, berfokus pada pelaksanaan proses bisnis yang terjadi diseluruh perusahaan, dan menjangkau seluruh tingkat manajemen.

System perusahaan yang digunakan oleh perusahaan sering disebut sebagai perencanaan sumber daya perusahaan untuk menginterigasikan proses bisnis pada area manufaktur dan produksi keuangan dan akuntansi, penjualan dan pemasaran, serta sumber daya manusia kedalam sebuah system perangkat lunak tunggal.

System manajemen rantai pasokan perusahaan menggunakan system ini untuk mengelola hubungannya dengan pemasok. System ini membantu pemasok, perusahaan pembeli,distributor, dan perusahaan logistic sebagai informasi tentang pesanan, produksi, tingkat persediaan, serta pengiriman produk dan jasa, sehingga mereka dapat memanfaatkan sumber daya ,memproduksi, serta mengirim barang dan jasa secara efisien . tujuannya adalah untuk menghasilkan produk menggunakan sumber daya yang di miliki dalam jumlah yang tepat, sesuai dengan jumlah komsumsi pelanggan dengan biaya serendah mungkin dan waktu secepat mungkin.

System manajemen hubungan pelanggan perusahaan menggunakan system ini untuk mengelolah hubungan mereka dengan pelanggan. System ini menyediakan informasi guna untuk mengkoordinasikan seluruh proses bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dibidang penjualan, pemasaran, serta pelayanan untuk mengoptimalisasikan pendapatan, kepuasan pelanggan serta mempertahankan pelanggan.

Sisttem manajemen pengetahuan system ini memungkinkan perusahaan menerima dan mengaplikasikan pengetahuan dan keahlian secara lebih baik. System ini mengumpulkan seluruh pengetahuan dan pengalaman yang berhubungan dengan perusahaan, serta membuat perusahaan dan pengalaman tersebut tersedia dimana pun dan kapan pun pada saat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja proses bisnis dan peningkatan kualitas pengambilan keputusan oleh pihak manajemen. Mereka juga menghubungkan perusahaan kesumber pengetahuan eksternal.

Intranet dan ekstranet

Intranet adalah sistus web internal perusahaan yang hanya dapat diakses oleh karyawan saja (internal perusahaan). Sedangkan ekstranet adalah situs web perusahaan yang dapat diakses oleh vendor dan pemasok yang memiliki wewenang dan biasanya di gunakan untuk mengkoordinasikan pengiriman persediaan ke fasilitas produksi perusahaan tersebut.

E-BUSINESS, E-COMMERCE, DAN E-GOVERNMENT

Bisnis elektronik mengacu pada penggunaan teknologi digital dan internet untuk menjalankan proses-proses bisnis utama dalam suatu perusahaan.

e-business meliputi aktifitas pengelolaan internal dalam suatu perusahaan serta kegiatan koordinasi dengan pemasok dan rekan bisnis lainnya. E-business juga meliputi perdagangan elektronik.

e-commerce adalah bagian dari e-business yang berhubungan dengan kegiatan jual beli barang atau jasa melalui internet

KASUS BAGIAN 1

PERUSAHAAN TRANSPORTASI “GOJEK”

GO-JEK merupakan perusahaan penyedia jasa layanan transpotasi dengan menggunakan armada Motor yang saat ini telah memimpin revolusi industri transportasi Ojek di wilayah jabodetabek. PT. Gojek Indonesia (Go-jek), pertama kali didirikan oleh Nadiem Makarim pada tahun 2010.Go-Jek adalah perusahaan berjiwa sosial yang memimpin revolusi industry transportasi Ojek. Go-Jek bermitra dengan para pengendara Ojek berpengalaman di Jakarta, Bandung, Bali & Surabaya dan menjadi solusi utama dalam pengiriman barang, pesan antar makanan, berbelanja dan berpergian di tengah kemacetan. Tukang ojek yang bernaung di GoJek juga sudah mencapai 7.500 driver di area Jabodetabek saja. Dengan perkembangannya yang pesat ini, kabarnya Go-Jek telah menuai prestasi sebagai Juara 1 dalam kompetisi bisnis Gobal Entrepreneurship, Program Indonesia (GEPI) di Bali. Selain itu, Go-Jek telah memperoleh berbagai penghargaan dari komunitas bisnis maupun sosial.

Di situs resminya disebutkan Go-Jek memberikan layanan jasa kurir (90 minute delivery anywhere in the city), Jasa transportasi (transparent pricing, free shower cap and masker), Jasa delivery makanan (delivering your favorite food under 60 minutes in Jabodetabek) dan Jasa belanja dengan nominal dibawah 1 juta rupiah (shop for food, ticket, medicine, anything under RP 1.000.000. we`ll pay for it first). Go-Jek dapat dipesan melalui Go-Jek App yang bisa diunduh melalui Play Store maupun App store.Dengan aplikasi Go-Jek, para pengemudi tidak perlu menunggu lama pelanggan dan membuang waktu di pangkalan.Aplikasi Go-Jek melakukan sentralisasi pemesanan dan membagikan ke para pengemudi yang dekat dengan lokasi Pelanggan (seperti sistem pemesanan Taksi).Hal ini menyebabkan waktu tunggu pengemudi menjadi sedikit sekali, sehingga para pengemudi Go-Jek lebih efektif dan efisien dalam melakukan pekerjaannya.

Dalam waktu 1 bulan aplikasi ini sudah berhasil mencapai 150 ribu download, dengan rating 4,4 dari 5 bintang. Untuk pembayarannya pun memiliki 2 cara yaitu cash atau menggunakan Go-Jek Credit. Go-Jek Credit adalah metode pembayaran GO-Jek yang dibuat cashless dan dapat digunakan untuk membayar semua layanan.

Melalui slogannya yaitu “An Ojek for Every Need”, Go-Jek tidak hanya menyediakan layanan transportasi angkutan penumpang, saat ini Go-Jek memiliki empat jenis jasa layanan yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yaitu Instant Courier, Transport, Go-food (Food Delivery), dan shoping. Beberapa pelayanan GO-Jek yaitu :

Instant Courier

Instant Courier atau jasa pengiriman barang, Go-Jek bisa dimanfaatkan sebagai pengiriman barang secara “real time”.Biaya yang dibayar tentu saja sesuai dengan jarak tempuh yang secara otomatis sudah tertera di aplikasi.Baik dokumen maupun barang bisa diantar. Dengan catatan untuk barang yang akan dikirimkan tidak boleh melebihi dari pada jarak stang motor dan tinggi pengemudi.

Transport

Transport atau jasa transportasi, sesuai dengan namanya Go-Jek dimanfaatkan sebagai media transportasi khususnya diwaktu macet dan disaat kesulitan mencari transportasi publik. Kelebihan pada Go-Jek adalah pada awal pemesanan kita menentukan dimana keberadaan calon penumpang dan mementukan tujuan, dan seketika aplikasi memberikan konfirmasi harga yang harus dibayar oleh calon penumpang.

Food Delivery

Food Delivery atau jasa pengiriman makanan, dengan layanan ini kita bisa order makanan di restoran favorit kita tanpa harus pergi kesana. Tinggal order lalu beritahu saja di aplikasi restoran yang kita maksud dan menu apa saja yang ingin kita order. Bahkan didalam layanan ini sudah ada jenis-jenis makanan yang direkomendasikan sehingga memudahkan.

Shopping

Go-Jek yaitu shopping, merupakan layanan dimana konsumen dapat membeli sesuatu tanpa harus datang ke gerai penjualan. Konsumen hanya perlu mengisi form yang tertera pada aplikasi dan juga menentukan jenis barang yang ingin dibeli.

Tidak berhenti sampai disitu saja, Go-Jek juga akan meluncurkan layanan Go-World yang menawarkan tiga layanan baru, yaitu jasa pembersih untuk bersih-bersih rumah atau kantor, kemudian jasa pijat untuk pijat panggilan, dan jasa kecantikan layaknya salon keliling. Semua jenis layanan dapat dipesan oleh pelanggan lewat aplikasi.

Go-Jek berharap dengan hadirnya layanan ini dapat menyerap banyak tenaga kerja.Melihat kondisi di tanah air banyak para penganggur yang memiliki keahlian namun sulit mencari kerja.Dengan layanan ini Go-JEK mencoba untuk berkontribusi dalam menyelesaikan masalah tersebut.Selain itu Go-JEK juga mencoba menciptakan style baru dalam menggunakan jasa transportasi.

Customer Relationship Management (CRM) merupakan sebuah teknologi informasi untuk menciptakan cross-functional enterprise system yang di dalamnya mengintegrasikan dan mengotomatisasi proses layanan pelanggan dalam bidang penjualan, pemasaran, dan layanan produk atau jasa yang berkaitan dengan perusahaan. Menurut O‟Brien(2002), sistem CRM juga menciptakan IT frameworkyang menghubungkan semua proses dengan bisnis operasional perusahaan.

Go-Jek menerapkan strategi sistem informasi marketing melalui tiga tahapan yang disebut customer life cycle. Tahapan pertama adalah acquire yaitu mendapatkan pelanggan menggunakan teknik direct marketing yaitu dengan melakukan promosi secara langsung di social media. Tahapan kedua adalah enhance yaitu menambah pelanggan menggunakan teknik cross sell and up sell yaitu bekerja sama dengan para mitra perusahaan yang mau menggunakan layanan Go-Jek sehingga hal tersebut dapat menambah jumlah pelanggan baru. Tahapan ketiga adalah retain yaitu mempertahankan pelanggan atau loyal customer menggunakan teknik customer support dimana perusahaan menanggapi setiap keluhan dan keinginan konsumen sehingga perusahaan dapat menciptakan loyal customer.

CRM berkaitan dengan kegiatan penjualan terpadu, marketing dan strategi pelayanan kepada pelanggan. Melalui CRM Go-Jek menggunakan layanan aplikasi dan website pelanggan yang ada saat ini untuk dapat meningkatan pendapatan perusahaan melalui penjualan jasa layanan, memberikan layanan prima, sekaligus memperkenalkan tata cara transaksi yang telah dibuat perusahaan. CRM Go-Jek dilakukan untuk membina dan menjaga hubungan baik antara pelanggan dengan pihak manajemen.Pemahaman yang mendalam terhadap pelanggan akan mampu menghasilkan respon yang cepat terhadap perubahan preferensi konsumen sehingga akan mampu meningkatkan pendapatan perusahaan. Untuk mendukung CRM, Go-Jek senantiasa memberikan frequent-flyer dalam dua bahasa yang berisi tentang informasi-informasi terkini perusahaan kepada pelanggan yang loyal melalui e-mail.Hal ini selain bersifat apresiasi juga bersifat marketing dan pengelolaan loyalitas pelanggan. Kegiatan yang berhubungan dengan CRM pada perusahaan ini adalah dengan penggunaan sistem informasi (website) yang bisa diakses oleh semua kalangan tanpa batas, mulai dari penyediaan informasi perusahaan, produk, forum diskusi antara pelanggan dengan pihak manajemen sampai pada proses pemesanan. Supply Chain Management (SCM) merupakan sebuah proses dimana produk diciptakan dan disampaikan kepada konsumen. Berdasarkan perspektif struktural, sebuah Supply Chain Management merujuk pada suatu jaringan yang rumit dari hubungan dimana organisasi mempertahankan dengan partner bisnis untuk memperoleh bahan baku, produksi dan menyampaikannya kepada konsumen (Kalakota 2001).

Dalam kasus ini, karena Go-Jek merupajkan sebuah perusahaan jasa, maka Supply Chain Management yang dilakukan Go-Jek merupakan suatu konsep manajemen dimana perusahaan berusaha memanfaatkan teknologi internet untuk mengintegrasikan seluruh mitra kerja perusahaan, baik para driver (pekerja), konsumen, dan juga para stakeholder yang berhubungan dalam kegiatan transaksi. Sistem akuntansi dari Go-Jek tersusun dari diantaranya fasilitas order processing yaitu fasilitas yang memungkinkan untuk konsumen melakukan pemesanan jasa, kemudian data yang telah diperoleh dari form yang tertera akan menentukan jumlah pembayaran. Jumlah pembayaran tersebut termasuk ke dalam fasilitas billing yang kemudian akan dibukukan menjadi general ledger. Bukti dari pembayaran yang telah dilakukan oleh konsumen akan tertera pada cash receipt yang kemudian akan terakumulasikan pada general ledger. Pemesanan yang dilakukan oleh konsumen terhadap mitra dari Go-Jek akan masuk ke dalam sistem cash disbursement-account payable tergantung kepada jenis pembagian untung yang telah disepakati oleh pihak Go-Jek dan mitra yang bersangkutan. Pembagian keuntungan yang telah masuk ke dalam perjanjian kedua belah pihak akan termasuk ke dalam sistem general ledger Go-Jek.

Hal yang merupakan perbedaan dari Go-Jek dan perusahaan pelayanan jasa lainnya terletak pada mekanisme pembayaran upah atau gaji dari driver.Pembagian upah terbagi menjadi 80% yang diberikan kepada driver dan 20% yang masuk ke dalam keuntungan perusahaan.Upah yang merupakan hak driver dapat diperoleh secara harian atau bulanan tergantung kepada keinginan. Seluruh arus kas yang telah dicatat di general ledgerakan dituang ke dalam financial reporting.

Dalam menggunakan layanan jasa Go-Jek konsumen diwajibkan melakukan top-up melalui bank yang telah bekerja samadengan minimal jumlah uang yang di top-up sebesar Rp 100.000,-. Selanjutnya uang yang telah masuk akan dicatat kedalam database perusahaan sesuai dengan akun pengguna. Go-Jek menggunakan aplikasi secara realtime dalam menghitung jumlah argo per transaksinya. Jumlah transaksi yang masuk akan diakumulasikan di dalam database dan secara langsung, uang yang telah di top-up akan terpotong secara otomatis sesuai dengan jumlah nominal transaksi. Selanjutnya, perusahaan akan langsung membagi pendapatan dengan driver sesuai kesepakatan presentase yakni 80% untuk pihak driver dan 20% untuk pihak perusahaan. Hal tersebut dilakukaan karena Go-Jek tidak menerapkan sistem penggajian bulanan.Routing merupakan proses untuk memilih jalur (path) yang harus dilalui oleh paket untuk dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Sedangkan shipping merupakan proses pengiriman barang secara fisik via darat, laut, atau udara yang membutuhkan proses routing Go-Jek dalam praksisnya sudah menggunakan asas e-businessdalam proses shipping dikarenakan dalam proses pemesanan layanan tersebut sudah berbasis teknologi informasi dalam bentuk smartphone. Sehingga konsumen dan pihak perusahaan dapat terintegrasi secara real-time dalam kegiatan transaksi tersebut.Sedangkan dalam proses routing tersebut perusahaan menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System). Hal tersebut memberikan benefit pada berbagai pihak baik konsumen, driver, maupun perusahaan.

Dalam merekrut karyawan Go-Jek masih menggunakan cara manual, yakni requirementperusahaan masih dilakukan dengan cara menyeleksi CV para pelamar dan diambil apabila sesuai dengan ketentuan dan persyaratan perusahaan. Setelah karyawan diterima barulah Go-Jek membuat Human Resource Management, yaitu sebuah sistem yang terbagi atas staffing, training & development dan compensation administration. Dalam tahap staffing yang pertama adalah employee records yaitu proses pencatatan biodata driver yang telah resmi bekerja di Go-Jek. Data para driver tersebut akan dimasukkan kedalam database perusahaan. Yang kedua adalah workforce planning / scheduling merupakan program yang terintegrasi antara perusahaan dan driver melalui aplikasi dimana akan ada jadwal orderan penumpang yang telah masuk akan dikirimkan ke aplikasi yang digunakan oleh driver.

Dalam tahap training & development yang pertama adalah skil assesment yaitu saat pertama kali driver diterima, setelah mengikuti pelatihan mereka akan diberikan test melalui komputer yang berisi pertanyaan tentang tata cara mengemudi, rambu-rambu lalu lintas dan sebagainya. Yang kedua adalah performance evaluation yaitu proses evaluasi para driver melalui saran dan keluhan dari konsumen yang disampaikan melalui email perusahaan.

Dalam tahap compensation administration terdapat payroll control yaitu suatu proses untuk mengetahui apakah gaji karyawan sudah dibayarkan atau belum. Gaji akan diproses dikarenakan ada sistem bagi hasil yang akan di proses pada bagaian accounting &finance.

Go-Jek sudah menerapkan sistem e-bussines dalam proses marketingnya. Kegiatan marketing dilakukan dengan memasang flyer di website perusahaan, mitra kerja, social media, dan segala bentuk media elektronik lainnya. Selain itu baru-baru ini Go-Jek juga memasang video iklan di youtube yang dimana ketika seseorang menekan iklan tersebut maka otomatis akan langsung masuk ke website perusahaan.

Pertanyaan diskusi tugas 1 :

1. Bagaimana sistem informasi digunakan untuk mendukung proses penyelesaian pemesanan seperti yang digambarkan pada gambar 2.1 ?jelaskan bagian terpenting dari informasi yang harus ditangkap oleh sistem ini.

Jawaban:

Pertama sekali departmen penjualan menerima sebuah pesanan penjualan, kemudian hal yang pertama sekali dengan menggunakan akuntansi untuk memastikan bahwa customer dapat membayar pesanannya melalui pembuktian kredit atau membayar dengan segera dengan persetujuan untuk pengiriman. Dan produk yang dibutuhkan akan dikirimkan dan proses ini memerlukan kerja sama dengan perusahaan pengiriman, bukti pembayaran yang dihasilkan oleh akuntansi departmen dan pemberitahun akan dikirim kepada customer untuk memberitahukan bahwa produk pesanannya sudah dikirim. Penjual harus mempunyai pemberitahuan akan pengiriman dan mempersiapkan surat claim.
Setiap bagian informasi pada setiap bagiannya sangat penting karena menunjukkan efisiensi dalam proses pemesanan dan pengiriman produk tersebut dan semua itu merupakan sebuah proses yang simple dan juga komplit, setiapbagian pemesanan tidak hanya menggambarkan cross funcional tetapi juga interorganisasional karena mencakup interaksi dengan perusahaan pengiriman.

2. Identifikasi langkah-langkah yang diterapkan pada proses peminjaman buku dari perpustakaan dikampus anda, berikut aliran informasi yang menyertainya. Jelaskan proses-proses tersebut kedalam bentuk diagram, apakah ada yang perlu ditingkatkan dari proses tersebut guna meningkatkan kinerja perpustakaan dikampus anda ?jelaskan proses yang perlu ditingkatkan tersebut kedalam bentuk diagram.

Jawaban:

Pertama sekali buku disusun berdasarkan jenisnya dan kemudia melakukan programming mengenai data-data buku yang dimiliki perpustakan, dan apabila ada yang meminjam buku makan dilakukan pendataan pada komputer, dengan begitu untuk melakukan pengecekan buku akan lebih mudah dan cepat, pihak pustakawn akn mengetahui buku apa saja yang sedng dipinjam oleh pembaca. Dan dengan thpan-tahapan seperti itu maka kan dapat meningkatkan proses.

3. Gunakan matrix perangkat kolaborasi dan sosial ruang dan waktu untuk mengklasifikasikan teknologi kolaborasi dan jejaring sosial yang digunakan TELUS.

Jawaban:

a. Surel dan Pesan instan

Telah menjadi perangkat utama dalam berkomunikasi dan berkolaborasi untuk menghubungka pekerjaan yang beroperasi pada komputer, telepon seluler, dan lainnya.

b. Wiki

Jenis situs web yang memudahkan pengguna yang tidak memiliki pengetahuan dalam bahsa pemrograman dan pengembangan untuk berkontribusi untuk mengubah isi tulisan dan gambar.

c. Virtual World

Lingkungan 3D yang didalamnya terdapat orang-orang yang telah menciptakan karakter grafis sebagai perwakilan diri mereka yang dikenal sebgai avatar.

Posting Komentar

0 Komentar